eXTReMe Tracker
Tampilkan postingan dengan label Lirik Lagu. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Lirik Lagu. Tampilkan semua postingan

Rabu, 31 Juli 2013

Lirik Lagu Raya - Iwan Fals




Dalam album terbaru Iwan Fals, ada sebuah lagu yang judulnya di angkat menjadi nama albumnya. Yaitu, RAYA. Inilah lirik lagu raya:



Dua-dua januari dua ribu tiga.
Raya rambu rabbanii anak ketiga.
Dua-dua januari anak nomor tiga.
Tanggal dan bulan sakti janjian kita.

Mas Galang dan mbak Cikal lahir januari juga.
Padahal papa mama mu virgo dan libra.
Yang jelas itu rezeki keluarga kita.
Raya rambu rabbani anak ketiga.
Lahir di desa sepi yang menjadi kota.

Gemuruh doa-doa menjaga dirimu.
Bersyukurlah selalu jangan sampai lupa.
Tak terasa sudah bertahun-tahun berlalu.

Tumbulah tumbuh menjadi yang kau mau.
Jangan sombong jangan jadi penipu.
Bergembira selalu tolong orang yang tidak mampu.

Raya rayalah hati.
Pikiran juga badan.
Raya rambu rabbani anak desa
Yang memikul beban dengan riaang [tenaaang]
Lihaatlah ia sedang menyaapa dunia.

Dua-dua januari rayalah Rabbani.
Rambu-rambu syurga juga duniawi.
Kau datang tak terduga menjadi tenaga.
Dalam hidup sementara yang penuh makna.

Jangan sesali semua yang sudah terjadi.
Suka dan duka tergantung engkau sendiri.
Waspadalah selalu dalam menjalani.
Tetap gagah berdiri, lewati badai sendiiri.






Senin, 29 Juli 2013

Selamat Tinggal Ramadhan - Iwan Fals



Ada sebuah karya Iwan Fals yang menggambarkan kesedihannya saat di tinggalkan oleh bulan mulia Ramadhan. Karena seperti yang di yakininya bahwa bulan tersebut adalah bulan yang penuh berkah dan ampunan, maka saat Iwan Fals sangat merasa kehilangan saat ditinggalkan oleh bulan suci Ramadhan. Perasaannya itu akhirnya di ungkapkan dalam lirik-lirik lagu berikut ini:


Selamat Tinggal Ramadhan - Iwan Fals

Selamat tinggal yaa Ramadhan.
Bulan suci yang penuh berkah.
Bulan dimana kita kembali di lahirkan.

Sebulan penuh kita berpuasa.
Menahan haus, menahan lapar.
Menahan keinginan yang bagaikan kuda liar.

Punguti pahala yang bertebaran.
Pintu maaf terbuka lebar.
Kini tertutup rapat sampai datang giliran.

Oh ya, Ramadhan kali ini terasa cepat sekali.
Oh ya, Ramadhan kali ini
Sepi dan sedihnya sampai ke dalam tulang.
Sepi dan sedihnya sampai ke dalam tulang.

Di rahim Mu ada ketenangan.
Hangat disini, di hati ini.
Tapi mengapa pergi, kami masih rindu.

Akhirnya sampai di hari kemenangan.
Hari dimana takbir membahana.
Hari dimana setan-setan dibebaskan.

Oh ya, bayi-bayi yang dilahirkan.
Akankah jadi santapan sang setan??
Oh ya, hantu yang bergentayangan.
Mencari jiwa yang di penuhi dendam.

Oh Tuhan tolonglah.
Lindungi kami dari kekhilafan.
Oh ya, Tuhan tolonglah.
Ramadhan mengetuk hati.
Orang-orang yang gila perang.

-------------------------------------------------------

Seperi karya-karya Iwan Fals yang lainnya, sangat banyak makna yang tersirat dari syair-syair lagunya, banyak arti yang mendalam, yang mengharuskan kita lebih pandai mengkaji akan arti dan makna dari setiap kata dalam lagunya.

Selamat Tinggal Ramadhan, jika di lihat dari sudut pandang Agama Islam, memang seharusnya setiap muslim yang beriman akan merasa sangat kehilangan ketika bulan mulia itu meninggalkannya.  Mintalah perlindungan, mintalah pertolongan dan petunjuk kepada Sang Maha pencipta agar Ramadhan meninggalkan kita sebagai orang-orang yang suci seperti bayi yang baru di lahirkan.

Dari bait-bait lagu di atas, silahkan memberikan masukan dan komentar Anda tentang arti dan makna dari setiap katanya.
Terimakasih.



Rabu, 22 Mei 2013

Jendral Tua - Iwan Fals




Jendral tua foto ditengah keluarga.
Tersenyum dingin memandang kamera.
Istrinya mati, anak dan adiknya dipenjara.
Apa jadinya dan apa isi hatinya.

Jendral tua masih tampan dan perkasa.
Tersebar kabar banyak yang jatuh cinta.
Oh medan laga, menganga minta digoda.
Oh kuru setra, pada perang saudara.

Jendral tua bererot jasa didadanya.
Menagih janji pada ibu pertiwi.
Mungkinkah ia seorang prajurit sejati.
Kalaulah iya, wah sungguh celaka.

Jendral tua legenda hidup nyata.
Ahli strategi jago sudah teruji.
Melahap sepi, didalam kamarnya sendiri.
Masihkah ia, tergoda oleh dunia.

Jendral tua semoga kuat imanmu.
Tetaplah begitu dan tetap disitu.
Cahaya itu, ingatkan aku pada bapakku.
Tetap begitu, tetap di pertapaan sucimu.

Jumat, 31 Agustus 2012

Tikus Tikus Kantor


Kisah usang, tikus-tikus kantor

Yang suka berenang disungai yang kotor

Kisah usang tikus-tikus berdasi

Yang suka ingkar janji

Lalu sembunyi dibalik meja

Teman sekerja

Didalam lemari dari baja

Kucing datang

Cepat ganti muka

Segera menjelma

Bagai tak tercela

Masa bodoh hilang harga diri

Asal tidak terbukti ah

Tentu sikat lagi

Tikus-tikus tak kenal kenyang

Rakus-rakus bukan kepalang

Otak tikus memang bukan otak udang

Kucing datang

Tikus menghilang

Kucing-kucing yang kerjanya molor

Tak ingat tikus kantor

Datang men-teror

Cerdik licik

Tikus bertingkah tengik

Mungkin karena sang kucing

Pura-pura mendelik

Tikus tahu sang kucing lapar

Kasih roti jalanpun lancar

Memang sial sang tikus teramat pintar

Atau mungkin sikucing yang kurang

Ditatar !

Lagu: Iwan Fals, Tikus Tikus Kantor




Kamis, 16 Agustus 2012

Imitasi

Join-join dong ayo kita kumpul duit

Dana siap kita berangkat

Pakaian rapi celana potongan napi

Taplak meja dirombak jadi dasi

Pergi kita cari sasaran

Malam ingin melepas keresahan

Ikrar

Meniti hari meniti waktu
Membelah langit belah samudera
Ikhlaslah sayang ku kirim kembang
Tunggu aku tunggu aku

Izinkan aku menyayangimu

Andai kau ijinkan
Walau sekejap memandang
Kubuktikan kepadamu
Aku meiliki rasa

Ada lagi yang mati

Aku lihat orang yang mati
Diantara tumpukan sampah
Lehernya berdarah membeku
Bekas pisau lawannya tadi malam

Selasa, 07 Agustus 2012

Bento-Iwan Fals

Namaku Bento, rumah real estate.
Mobilku banyak, harta berlimpah.
Orang memanggilku bos eksekutive.
Tokoh papan atas, atas segalanya.. asyik!

Kumenanti Seorang Kekasih-Iwan Fals

Bila mentari bersinar lagi
Hatiku pun ceria kembali
Ku tatap mega tiada yang hitam
Betapa indah hari ini

Jumat, 03 Agustus 2012

Jangan Pernah Berhenti

Bila kau mulai lelah berjalan

Dan berfikir untuk menyerah

Nyanyikanlah lagi mimpimu

Kau akan bertahan

Bebas Merdeka-Steve 'n Coconut Treez

Banyak Yang Bertanya
aku ini Mau Jadi Apa?
Nggak Kuliah Juga Nggak Kerja
Tapi Kujawab Inilah aku Apa Adanya